TENTANG AKU…

Dwi Yono, Lahir dari keluarga sederhana di desa, petani adalah lingkungan yang akbran dengan ku, sejak kecil di motivasi untuk menjadi lebih baik, bisa menjadi panutan. Bekerja keras dan sungguh-sungguh untuk menjadi yang lebih baik. Semenjak kecil menyenyam pendidikan di desa dan kota kecil, kuliah di Universitas Brawijaya yang ada di Kota Malang, dan kini Dwi Yono ada di Jakarta untuk berjuang melawati hidup ini, dengan keras dan penuh persaingan.

Pengalaman organisasi di Gerakan Pramuka dari SD sampai kuliah, aktif di Satuan Karya Pramuka (Saka) Dirgantara yang merupakan salah satu kegiatan di kepramukaan yang kegiatannya di bidang matra udara, banyak pengalaman yang penulis dapatkan dari kegiatan ini, mulai masalah aerodinamika hingga SAR (Search and Rescue) kegiatan tersebut rutin dilakukan tiap minggu.

Kegiatan politik juga salah satu kegiatan yang menarik bagi penulis, Tokh Soekarno, Amien Rais, M.Hatta merupakan tokoh idolah penulis. Kegiatan Politik sudah dijalani sejak masuk SMP (SLTP saat itu) yang sudah menjadi oposisi dari OSIS (Organisasi Siswa intera Sekolah) dari kelas 1 SMP hingga kelas 3 SMA. Pengalaman kelas 3 SMA, penulis perna menjadi Ketua MPK (Majelis Perwakilan Kelas) semacam MPR di Republik ini, kegiatan oposisi ini menjadikan kekuatan untuk memilih seorang ketua OSIS secara demokatis dan hal ini terjadi dengan baik, “reformasi” benar-benar terjadi di SMA N1 Bangil, yakni terpilihnya Ketua OSIS secara demokratis dan satu-satunya anggota MPK yang berani menolak LPJ Ketua OSIS demosioner. Langkah berani ini dipilih untuk menjadikan OSIS lebih baik, alhasil OSIS terpilih lebih baik, meski perna terjadi ketidaksepahaman antara OSIS dan MPK atas kebijakan sekolah.

Di bangku kuliah, penulis merupakan salah satu deklarator Partai Mahasiswa Revolusioner (PMR) Partai Lokal di Fakultas Hukum Unibraw (FH-UB) yang netral, bebas dari kelompok politik lainnya (HMI, GMNI, PMII atau yang lainnya) kekuatan independen ini terbukti, dan penulis terpilih menjadi Dirjen Infokom Depdagri dari RDM (Republik Demokrasi Mahasiswa) FHUB, sedangkan sang ketua partai, Denny Saputra Kurniawan menjadi anggota Senat FH-UB. Kepercayaan kali pertama oleh konstituen digunakan secara baik, karena tidak punya basis masa yang jelas (saat itu HMI menguasai kampus kami), tapi netralitas PMR untuk menjadikan suasana sejuk di kampus.

Pada tahun kedua, PMR kembali mendapat amanah untuk ikut pemilihan dan mendapat 1 kursi di DSM (Dewan Senat Mahasiswa) yang mana, kursi senat itu penulis mandapat amanah mendudukinya dari 13 Kursi yang ada. Pada saat di DSM, penulis menjadi Ketua Komisi A yang membidangi politik Hukum dan Perundang-undangan.

Netralitas di kampus oleh penulis, membuat dihomati dan disegani, sehingga PMR maupun penulis di hormati teman-teman perjuangan mahasiswa dalam berorganisasi, sehingga si penulis “Tidak Kemana-mana tetapi ada di mana-mana”.

Saya berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi keluarga,lingkungan dan masyarakat.

6 tanggapan

4 08 2008
someone

ass….
Terkesan sekali membaca riwayat penulis, benar kata orang tua masa muda adalah masa menimba ilmu, masa menanam benih untuk kemudian hasilnya kita nikmati, qu rasa penulis sudah menerapkannya, namun hidup tidak boleh puas sebelum semua kemampuan kita benar2 hilang, kita harus terus berkarya, berbuat, dan optimis,,,,kesempatan tidak akan datang dengan diam, kesempatan tidak pernah datang untuk orang yang malas, dan penyesalan tak pernah hadir diawal, setidaknya tidak ada kata menyerah (live never give up you must do it) orang yang hebat bukan datang dari suaranya tapi dari hasil yang diberikan, lakukan yang terbaik yang mampu dilakukan, dan semoga kita semua menjadi manusia yang berguna seperti keinginan penulis dan kita semua tentunya…..(^_^)

12 10 2008
Lucy

Ass…….,
Zaman sekarang paling sulit menemukan orang yg masih memiliki sifat melindungi hak perempuan.sy terkesan membaca comment anda di “ciri2 gadis Perawan”

27 08 2009
tamyis

lah..pengalaman pas di MIKA gak ditulis blas ih……nemens sampeyan mas :D

29 08 2009
Dwi Yono

Assalamu’alaikum,,,
Alhamdullilah Tamyis sudah baca blog ku ini, pengalaman di MIKA adalah pengalaman pahit, dan cukup kita rasakan, (manis jangan lekas di telan, dan pahit jangan lekas dimuntahkan) itulah komentar ku tentang perjuangan kita di MIKA, semoga Alloh Ta’ala membalas amal ibadah kita…

15 10 2009
SR4Y4 Lw4t

Assalamu’alaikum
Salam kenal…

15 10 2009
Dwi Yono

Waalaikumsalam wr wb
salam kenal juga, semoga terjalin silaturahmi…

Tinggalkan sebuah tanggapan