Waspadai Penjualan Behel Gigi di Situs Jejaring Sosial

7 08 2010

Oleh: drg. Martha Mozartha

Lantaran ingin gigi yang rapi dan senyum yang indah, banyak orang tertarik ingin memakai bracket (kawat) orthodontik yang dikenal awam sebagai “behel”. Sayangnya, banyak pula yang mundur teratur, setelah mengetahui berapa biaya yang dikenakan oleh dokter gigi untuk pemasangan kawat dan kontrol rutinnya.

Belakangan ini, makin marak iklan-iklan yang dipasang di situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter oleh orang yang “jeli” melihat peluang bisnis. Dalam iklan itu, si penjual yang mengaku sebagai dokter gigi profesional menawarkan konsumen untuk membeli sendiri bracket orthodontik, atau sekaligus jasa pemasangannya. Umumnya si penjual menawarkan pasang behel di rumah, alias door to door, dengan harga yang jauh lebih murah daripada yang dikenakan oleh dokter gigi di klinik. Rata-rata penawaran mulai dari Rp 1 juta, padahal harga material yang digunakan pada perawatan orthodontik sesungguhnya memang cukup mahal karena rata-rata semuanya merupakan barang impor.

Lantas siapakah para penjual tersebut, apakah mereka betul-betul dokter gigi, dan apakah perawatan yang dilakukan sesuai dengan kompetensi dan standar operasional? Patut dipertanyakan. Calon “pasien” yang diincar oleh para penjual behel di dunia maya ini rata-rata remaja, dan cukup banyak yang berhasil tertipu. Belakangan diketahui, rata-rata penjual behel ini adalah tukang gigi, yang sama sekali tidak memiliki pengetahuan, kompetensi, apalagi izin untuk melakukan perawatan tersebut. Ujung-ujungnya pasien juga yang dirugikan.

Perlu diketahui, perawatan orthodontik tidak dapat dilakukan secara sembarangan, bahkan idealnya perawatan ini hanya boleh dilakukan oleh dokter gigi yang sudah bergelar Spesialis Orthodonti (drg. Sp.Ort). Dokter gigi umum pun belum tentu dapat melakukan perawatan orthodontik yang membuahkan keberhasilan. Sebab, dalam kurikulum pendidikan dokter gigi umum tidak mendapatkan ilmu tentang alat orthodontik cekat secara mendalam layaknya pendidikan Spesialis Orthodonti. Semua tindakan yang dilakukan harus berdasarkan pertimbangan medis setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan. Hasilnya tidak dapat diperoleh secara instan, karena semua tindakan ada dasar medis dan standar operasionalnya.

Sumber Asli : klik!!


Aksi

Information

21 responses

7 08 2010
iia_hoshi

iya tuh pa ,. saya juga pernah ngantrin tmn k ahli gigi ,.
trus saya nanya” sama c tukang ahli gigi’y ,.
saya tanya ,. ko d sini harga’y murah banget kaloo d banding d dokkter gigi,apa bedanya pasang behel d ahli gigi sama d dr,gigi ,.
*trus dya jawab ,bedanay kaloo doktr gigi dya udh punya gelar DR ,. dan gelar dr itu d dapatkan dengan biaya yang tidak murah ,. makanya setlah dya lulus jadi dokter dya bisa buka praktek ,. dan knapa mahal . karna c dokter ingin balik modal ,.
nah kaloo d ahli digi ,.dya mura karna dya bukan dokter ,cuma orang yang bisa .
*bahaya ga c ?? tapii harganya menggiurkan .

7 08 2010
dwiyono17

waspadalah, karena ada yg memasang gelar dokter gigi palsu dan mereka tidak terdaftar dalam PDGI (persatuan Dokter Gigi Indonesia) jadi bisa bahaya kalau bukan ahlinya.
saya sudah searching di internet untuk yang menawarkan pemasangan behel murah, dan ternyata dokternya tidak terdaftar pada PGDI, kalau tidak pernah sekolah atau belajar ilmu kedokteran gigi, bagaimana bisa memasang dengan benar, dan bisa-bisa merusak apa yg sudah ada.
Jangan terkecoh harga murah, tapi bukan berarti harus pilih yg mahal, cari yang wajar dan yang bisa atau ahli di bidang dokter gigi.

12 08 2010
prima nirmala sari

apa perbedaan nya ahli gigi dengan dokter ??
bkn nya tujuan nya samasama untuk meratakan atau membaguskan gigi ??
makasih sebelumnya

12 08 2010
dwiyono17

terima kasih suah mampir ke blog saya,,,
logikanya mudah saja, kalau dokter (dokter gigi) dia sudah mempelajari ilmunya dan juga prakteknya, sedangkan ahli gigi sebenarnya bukan seorang expert atau ahli, tapi hanya kebiasaan yg didapat melalui otodidak. jika anda hanya mau memperdebatkan hal ini saya tidak melayani, karena saya hanya memberikan informasi agar tidak salah dalam mengambil langkah.
Dokter seorang yg benar2 memahami dampaknya, tidak sembarang (bukan berarti “ahli” gigi sembarangan) tetapi lebih tahu orang yg berilmu, serahkan kepada yang mempunyai ilmu di bidangnya, apa lagi cabang dalam kedokteran masih banyak…

7 09 2010
Mita

Ih aku jadi takut, aku udah terlanjur pasang behel di ahli gigi, takut kenapa2, gmna dong?😦

16 09 2010
dwiyono17

jangan takut, pastikan tempat anda pasang behel adalah seorang dokter gigi yang ahli dibidangnya.
jika terlanjur pasang di “AHLI GIGI” pindahlah ke dokter gigi, jelaskan kepada dokter gigi yang “asli”, karena biasanya jarang mau.
bilang saja kalau baru tahu bahwa pasang behel ke ahli gigi/ ke orang yg bukan dokter gigi bahaya, semoga dokter giginya menerima.
salam

16 09 2010
dewi

jadi ahli gigi itu berbahaya ga jdnya??? aku jg liat iklan2 di internet mrk rata2 maunya dtg krmh. sedangkan praktek mrk saja ngga jelas. tapi kan klo di dktr rata2 mahal😦

20 09 2010
dwiyono17

saya tidak berani mengatakan bahaya atau tidak, tetapi saya sarankan lebih baik ke dokter saja, kalau di dokter mahal mereka memberi pelayanan yang bagus dengan standar medik dan dokter sudah memahami ttg kontur, bentuk maupun syaraf gigi kita, jika kita salah orang bagaimana jadinya?

untuk memberi rekomendasi dokter mana, saya tidak bisa karena semua dokter itu baik, cari yg lebih rendah harganya, biasanya ke dokter yang belum begitu terkenal, kalau memang terpaksa pake behel karena ada yg pake behel hanya untuk gaya saja supaya dianggap elit…

salam

12 10 2010
vro

duuuhh jdi ragu mw psang behel nih,tpi aq dh trlanjur psen, gmn ya..??

13 10 2010
dwiyono17

apa sudah bayar?
jika sudah ya psang saja, tetapi setelah itu pindah ke dokter gigi untuk perawatannya, sampaikan sejujurnya ke dokter gigi yang baru kalau salah tempat pasang dan mohon dibantu untuk kontrolnya.

kalau belum bayar dan hny pesan, ya tinggal saja

5 11 2010
shella hafisa

untung deh aku belum pasang. kemarin tergiur dengan pemasangan murah sm temen sendiri. dia jual peralatan behelnya terus ntar dia ngerekomendasiin tempat pemasangannya. ternyata di ahli gigi, setelah aku baca2 ternyata masang di ahli gigi bahaya. huh untung deh belum pasang dll.

6 11 2010
dwiyono17

makanya kita harus hati-hati, jeli cermat dan cerdas dalam melakukan sesuatu, apa lagi behel saat ini di pakai untuk gaya dan prestise.

13 12 2010
ietha

wedew.. kok menakutkan gitu… mending pake jasa Sp. Ort aja lah.. emang jauh lebih mahal (bisa dua kali lipat) klo dibanding dg pasang behel abal abal.. aku pke behel juga.. ke Sp. Ort.. lebih merasa aman lah klo ada apa2 yg ‘berwenang’ yang mengatasinya.. hehe.. hati2 kawand.. be wise ^^

6 02 2011
nuning wahyuni

untung saya kmren pasang behel d doktr gigi,tapi dlu saya smpet kesal psang behel ddokter krna stlah sya lyt dinternet byak behel2 murah,dlu saya sempet mrasa rugi pasang behel d doktr krna mahal,tp saya blum tau akibat na kl pasang dtukang gigi.tp skrng saya sdar ternyata walaupun pasang ddokter mahal tp qt lebih bisa aman dan terjamin.

22 02 2011
dwiyono17

ya, kita harus hati-hati dan teliti…

23 02 2011
alawiyah

saya mau tanya, sebenar nya si gigi saya ga ada masalah tapi saya ingin pakai behel, niat nya si untuk gaya saja, kalau makai behel di DRG mahal ga si ?
soal nya kan gigi sya ga da yg bermaslah… THANKS🙂

5 03 2011
dilla

aku mau tanya , kalau pemasangan behel yg tidak permanen atau bisa dilepas sendiri berbahaya gak yaa? trims

7 03 2011
risa

bahaya yang ditimbulkan dari pemasangan behel di ahli gigi itu apa ya? apa dampaknya berbahaya untuk kesehatan gigi?

9 03 2011
shila

waduhh sy baru masang permanen kmren

pingin dilepas jaa takut ahh, soalnya di ahli gigi sih…
bahaya ga pelepasan behel dini? pdahal pasangnya baru kmarin jadi nyesel

20 03 2011
marliyana

dok,saya pake behel gigi non permanen yg bs bongkar pasang sendiri behel yg buat gaya2an aza,apa itu jg berpengaruh pada gigi,cara pemasangannya jg cuma disangkutin di gigi paling belakang,apakah berbahaya.thx u

26 03 2011
dwiyono17

to All :
saran saya jika anda menggunakan Behel atau kawat gigi sebagaiknya bukan untuk sekedar gaya, krn ada rasa sakit akibat kontraksi gigi dg kawat gigi, tentunya akan “menyiksa” diri anda sendiri, makan pun tidak bisa “sembarangan” memilih menu dan juga harus rajin membersikan kawat gigi agar tidak ada makanan yang nyangkut.
jika memang anda mau menggunakan kawat gigi, pastikan konsultasikan pada dokter gigi, jangan sembarangan memasang kawat gigi agar lebih hati-hati dalam menggunakan dan memakai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: