Dear Bintang


Halo Sri Bintang,

Semoga engkau masih sehat dan tetap waras..

beberapa kali engkau dipenjara, dan akhirnya lepas dari jeratan pemerintah orde baru, hingga engkau membuat partai, sampai partai mu bisa mengikuti pemilu tahun 1999 yang sayangnya sangat jauh suara yang didapat, apa ratkyat tidak tahu kamu “pejuang” yang mendekam di balik jeruji penjara untuk perjuangan. sungguh rakyat tak tahu terima kasih kepada mu sampai tak memilih partai mu untuk menang.

kini, aku baca berita online di pagi hari, engkau dijemput di rumah untuk diajak “tamasya” di Marakas Komando Brimob di Kelapa Dua, akibat ulah mu yang menulis surat cinta yang engkau kirimkan ke DPR/MPR hingga mabes TNI, yang isinya mengajak mencabut mandat presiden dan wakil presiden yang terpilih melalui pemilu langsung oleh rakyat. saya tak tahu apa yang ada dipikiran mu, apakah engkau ingin jadi presiden ataukah apa? sayangnya engkau tidak jeli dan tidak cerdas untuk berbuat, janganlah engkau membuat gaduh di negeri ini, ubahlah dengan pemikiran yang sehat dan waras, sadarkan rakyat, bukan dengan surat cinta.

Seandainya rakyat percaya pada mu, tentu engkau akan terpilih, tapi sayangnya rakyat tak ada yang melihat mu, gerakan mu pun tak tahu mewakili siapa, jika sampai terjadi pergantian kekuasaan, lantas siapa yang engkau siapkan menggantikan? apa bukan nya malah akan terjadi rebutan “kue” di kelompok mu sendiri untuk menguasai?

oh iya, ingatkah dengan almarhum Kh Abdurrachman Wachid atau kita kenal dengan Gus Dur, cucu Hadratus Syech Hasyim Asha’ari, yang sudah membukakan pintu demokrasi yang baik, sayangnya negara ini tak sanggup dengan pemikiran almarhum saat menjadi presiden hingga dilengserkan oleh kelompok tertentu, coba ingatlah kembali bagaimana Gus Dur menerepkan kebhinekaan di bangsa ini, oh Bintang…

ini surat cinta mu yang perlu orang baca agar tahu ini salah apa tidak

Kepada Yth.:
Pimpinan
Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
d/a Gedung DPR/MPR-RI
Jl. Jenderal Hatot Soebroto
Jakarta Selatan

Dengan hormat,
Bersama ini, kami dari kelompok Gerakan Nasional People Power Indonesia, yang merupakan gabungan dari beberapa exponen aktivis, sehubungan dengan situasi tanah air sekarang ini, sudah menyampaikan keinginan kami meminta kesediaan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk memanggil Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia guna menggelar Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (SI-MPR RI) sesegera mungkin. Yaitu, dengan maksud menyelesaikan persoalan-persoalan Negara yang dari hari ke hari semakin berbahaya bagi kelangsungan jalannya Negara Kesatuan Republik Indonesia

Adapun tujuan akhir dari SI-MPR RI itu adalah untuk menghasilkan Ketetapan-ketetapan MPR-RI yang meliputi:

1. Menyatakan berlakunya kembali Undang-Undang Dasar 1945 Asli di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
2. Mencabut Mandat Presiden dan Wakil Presiden RI yang sekarang, masing-masing dijabat oleh Joko Widodo dan Jusuf Kalla
3. Mengangkat Penjabat Presiden Republik Indonesia yang baru, yang sekaligus menjadi Ketua Presidium Republik Indonesia dengan wewenang menyusun Pemerintah Transisi Republik Indonesia

Demikian permintaan kami, dengan harapan MPR-RI dapat memenuhinya dengan segera. Terimakasih atas segala perhatian dan kesediaannya.

Hormat saya,

Sri-Bintang Pamungkas

 

Cermatilah, apa kesalahan mu agar engkau tak sembarangan menulis surat cinta.. biarkan rakyat tenang, jangan ganggu dengan kepentingan kelompok tertentu, jika ada kebijakan Jokowi – JK yang tidak pas, ajaklah dialog, berilah solusi yang solutif untuk bangsa ini.

 

salam

 

DY

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s