Mampukah aku?


Dalam kehidupan, datanglah rasa yang disebut cinta, datang pada hati manusia untuk mencintai sesama manusia, mengasihi, menyayangi. Namun hal itu dapat menjadi sebaliknya membuat orang jadi benci, hingga tak termaafkan bagi seseorang.

Perbedaan yang ada ditonjolkan tapi persmaannya ditutup-tutupi hingga tak nampak jika masih ada pertautan walau sebenang.

Umat lain merayakan hari raya, kita sudah diingatkan di umum melalui media sosial bahwa kalau kita mengenakan atribut umat lain maka kita menjadi kafir, akidah kita murtad… apa semudah itu kita melihat akidah?

Kadar keimanan seseorang tak nampak darithe pakaian, kita terlalu sering memakai bahasa simbol sehingga kita membuat kesimpulan sendiri dengan simbol-simbol.

Kita seakan sudah yakin, begitu mati langsung dikumpulkan dengan bidadari di surga! Padahal yang kita lakukan bukan surga yang didapat tapi menyakiti hati makhluk ciptaan Alloh Yang Maha Agung.

Mampukah kita jadi manusia yang bisa menghormati keyakinan orang lain?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s